Monday, June 9, 2014

dalam dekapan tarbiyah



bismillah
setelah lama gak mengisinya

Dalam Dekapan Tarbiyah
Sebuah kalimat yang mungkin sudah pernah orang lontarkan sebelumnya
Bukan bermaksud Ashobiyah atas suatu harakah
Bukan juga bermaksud merendahkan harakah lainnya
Bukan juga bermaksud memaksakan kehendak
Tulisan ini aku buat karena merasa resah dengan lingkungan sekitar yang mulai menjauh dengan yang namanya ‘belajar agama’

Kalau dibandingkan dengan yang lain, mungkin usiaku di tarbiyah masih sangat amat muda, baru 4 tahun aku benar2 dalam dekapannya. Pertama kali masuk kampus ini udah disambut dengan semangat ‘mengkader’ dari senior2 terdahulu. Sampai pada akhirnya aku masuk dalam sebuah lingkaran. Dalam lingkaran itu aku bertemu dengan teman-teman yang mempunyai  tujuan yang sama, yaitu untuk belajar agama. Kata orang belajar agama bisa dimana saja, yupp, aku mengamininya. Tapi kawan, di lingkaran baru itu aku merasakan hal yang berbeda, kita terhubung antar satu dengan yang dengan sebuat tali kasat mata, tali itu tali ikhuwah. Rasanya jika aku bertemu dengan mereka dalam lingkaran itu, aku merasa semangat yang udah terkikis lambat laun mulai tumbuh lagi. Dalam lingkaran itu pula, aku bebas mengekspresikan apa yang aku gelisahkan selama ini, dan aku mendapat siraman ketenangan ketika berdiskusi dengan mereka dan mentorku.
Sampai akhirnya aku berganti Murabbi, karena aku ‘naik kelas’ . di dalam kelas ini, aku belajar banyak tentang dakwah. Asing sekali itu teman, bukan kah dakwah untuk mereka yang udah berilmu tinggi, sedangkan aku?? Hanya sebutir pupuk di pabrik pupuk. Tapi, ternyata tidak kawan, berdakwah wajib buat semua muslim. Berdakwah bisa lewat media apapun. Dan dilakukan siapapun.
dan ketika aku udah lama mengenalnya bersama dengan saudari-saudariku itu, aku mendengar langsung suatu kalimat yang cukup buat aku shock, kalo temenku gak mau masuk lagi dalam lingkaran itu. Entah apa alasan utamanya yang membuatnya keluar dari lingkaran indah ini, jika dia keluar lingkaran ini tapi dia tetep mencari ilmu di tempat lain aku akan tetap mendukungnya. Tapi saudariku, kemanakah arahmu jika udah keluar dari lingkaran indah ini??
                walaupun masih terhitung baru di dalam dekapan tarbiyah ini, tapi aku susah buat melepasnya. Karena dalam dekapannya aku menemukan titik balikku, karena dalam dekapannya aku akan tetap merasa terjaga, aku memiliki saudari-saudari yangselalu mengingatkan aku di saat aku salah, di saat aku jatuh dan dalam dekapan tarbiyah aku merasa dibutuhkan dalam dakwah ini, pun hanya menjadi sebutir pasir untuk membangun bangunan Islam.
Semoga teruntuk saudari ku yang di sana, aku tetep sayang kamu, semoga walaupun kita tidak berjumpa dalam lingkaran itu lagi, kita masih bisa berjabat tangan di JannahNya kelak

Dalam Dekapan Tarbiyah ini.....
Aku ingin bersama kalian

 

No comments:

Post a Comment